Oleh Kosmas Lawa Bagho
Ketua Pengurus Kopdit Serviam Bhakti Mandiri Ende
Pendahuluan
![]() |
| Bersama Manajer PFM |
“Spin-Off: Impian Sejuta Usaha Menuju
Kesejahteraan Bermartabat” mungkin ada kesan spontan sebuah judul tulisan yang
agak bombastis dan penulis juga awalnya agak ragu membuat judul demikian.
Dalam
permenungan perjuangan Koperasi Kredit Serviam Bhakti Mandiri sejak awal
pembentukan tanggal 09 Januari 1993 setelah kejadian gempa bumi
meluluhlantakkan Flores termasuk daerah Ende serta semuanya berjalan dalam
tapak sejarah kebersamaan atau kolektif maka penulis berani dan penuh
kepercayaan diri membuat judul dimaksud.
Kardinal dan sang Uskup Agung Jakarta, Ignatio Suharyo Hardjoatmodjo pun
menulis,
“Memori
kolektif. Betapa penting mendengarkan atau membaca kembali ingatan sejarah.
Sebab, jika ingatan sejarah itu difungsikan secara benar, ia akan menjadi
kekuatan yang sangat dahsyat untuk membangun masa depan, khususnya untuk
bertahan di dalam masa-masa sulit.” (Flores Pos, 4 Oktober 2017: 1).


