Oleh Kosmas Lawa Bagho
Belajar Jadi Penulis
Sesungguhnya tulisan ini berawal dari tantangan Ibu Julia Utami dari Kosa Kata Kita (KKK) meminta agar penulis bisa menulis autobiografi bersama penulis kelas Nusantara bahkan dunia sebagai jawaban terhadap aneka kegiatan positif di tengah pandemi covid-19 mendera dunia dan Indonesia. Penulis salah menjermahkan persyaratan penulisan 5000 karakter, pikirnya 5000 kata. Tulisan itu, saya posting dalam blog ini sebagai pemanasan agar suatu saat nanti, penulis bisa menulis autobiografi yang memancing rasa ingin tahu dan syukur bisa menginspirasi para pembaca blog ini. Mohon maaf apabila kurang berkenan atau mungkin terkesan menonjolkan diri secara berlebihan. Penulis hanya terus belajar menulis dengan berbagai genre. Ikuti selengkapnya!
Bangkit Dari Kesesatan Berpikir
Pengalaman menyakitkan belum bisa tuntas menyelesaikan skripsi membuat penulis semakin tenggelam dalam kesesatan berpikir. Rasa frustrasi kian menggunung. Salah sedikit bisa saja menghabiskan benih kehidupan yang telah Tuhan berikan dengan cuma-cuma. Untungnya, penulis suka menulis berbagai rasa hati di dalam sebuah buku agenda. Buku agenda menjadi teman mencurahkan perasaan hati yang sedang gundah. Kali ini, penulis tumpahkan dalam tulisan surat buat bapak dan mama yang jauh dari panti pendidikan.
Read more...


